Karena Engkau Tak Mau Menikah Denganku

24 Okt

Duh Dewiku tercinta…
Telah lepas panah asmara padamu..
Terlanjur galau menyelimut kalbu
Tak dapat pula menahankan pun mengambilnya darimu

Wahai jiwa yang telah membelenggu
Dalam anyam-anyaman buaian semu
Hingga tak dapat mengaduh pada siapapun dirimu
Pun tak dapat menduga perihnya harapan para perindu

Kini, kemanakah jiwa kan kau arahkan?
Padanya yang telah memalingkan mukanya?
Ataukah biarkan ia meratap dalam asa terbinasa?
Ooo.. Dewiku tercinta….

Karena Engkau Tak Mau Menikah Denganku
Hati perih bak tergores sembilu…
Angan melayu bagaikan tersaput debu..
Hasrat membiru dalam kubangan salju
Bahkan jiwa pun lunglai tak mempan rayu

Ooo.. Dewiku tercinta….
Karena Engkau Tak Mau Menikah Denganku
Rembulan sayu pudar menatapku malu
Bisikan sang bayu melirih dan membisu
Semesta pun mengaduh terdengar kelu

Ooo.. Dewiku tercinta….
Karena Engkau Tak Mau Menikah Denganku
Kemana pula kan kuadukan pilu?
Selain pada Nya Yang Maha Tahu
Jiwaku pun masih merindu

Satu Tanggapan to “Karena Engkau Tak Mau Menikah Denganku”

  1. lazuardi 30 Desember 2008 pada 8:24 pm #

    dengan anyaman bait-bait sederhana; substansial makna melumat kata-katanya, sehingga makna itu menerobos, menukik pada kemanusiaan kita yang ternyata terlalu rapuh; apakah arti kesombongan, yang pada akhirnya Tuhan sbagai titik akhir.aku temukan pencerahan ontologis dalam barisan sajak ini..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: