Secangkir Kopi Pahit

27 Okt

Setiap hari setelah bangun tidur dan sebelum memulai kegiatan sehari, aku pasti menyiapkan secangkir kopi. Secangkir kopi yang kental dan pahit. Ketika kerongkonganku dibangkitkan oleh pahitnya kopi kental, isi kepalakupun seakan terlonjat bangun. Tanpa kopi hidupku serasa mati. Ketika minum kopi aku berpikir; ‘Hidupku pun kadang butuh secangkir kopi. ‘Ia butuh pengalaman pahit. Ia harus melewati kegetiran hidup, agar aku bisa mempertimbangkannya secara lebih matang dan mendalam, agar aku bisa mengambil langkah baru dan memberi nilai baru. Hanya dengan itu aku bisa menjadi lebih gigih dan kuat.

Karena itu temanku… janganlah mengeluh saat menghadapi berbagai jenis kepahitan. Jadikanlah itu tepung kopi unggul, yang dimasak oleh pikiran yang matang untuk menghasilkan secangkir kopi kental. Pahit tapi ahh… . enaknya…

Hemmm… .sambil menikmati kopiku, kunikmati pula hidup ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: