Cerita malam tanpamu (kerinduan 1)

30 Des

Malam masih melantunkan sajak dengan khusuk

Sementara Mentari mengoyak kedamaian sang malam mengernyit menahankan perih.

Keduanya senantiasa bergulat dan melumat satu sama lain

Seolah tidak ada yang kalah dari semua pergumulan

disaksikan sebongkah batu

meringis saat mentari membakar dan mengernyit dicengkeram dinginnya malam.

Kini seolah semuanya terhenti, saat keduanya letih

dan ketika sang batu terbatuk tak kuasa lagi menahan kantuk

Menjadi isyarat bagi keduanya tuk segera sadari kekeliruan

yang mungkin terjadi

Dan akhirnya senyum lebar mentari menguak pagi, sementara malam tersipu dan malu

Memulai kisah baru penuh  cinta

saat malam memeluk erat mentari rebah dalam renjana

saat mentari bangunkan malam dengan hangat

saat sang batu pulas dalam kesendirian yang damai

lalu… dimanakah engkau… sahabatku..

4 Tanggapan to “Cerita malam tanpamu (kerinduan 1)”

  1. nawa 30 Desember 2008 pada 8:30 am #

    jika malam telah datang lwatilah malam itu dengan kenyenyakan,pasti nikmatnya malam terlampaui tanpa bayang2 semu…gmn?

  2. kangoyot 30 Desember 2008 pada 8:41 am #

    Malam malam itu..
    tak kan bisa terulang lagi…
    sahabat…
    adalah sosok orang kau cintai..
    dalam dekatmu pun dalam jauhnya..

    saat kebersamaan mesti lalui takdir…
    tinggalah kenangan..
    semasa bersamamu…

    kini.. tinggal bayang bayang … kenangan
    yang tersisa.. dari semua masa masa itu

    sahabat… hatiku.. selalu bersamamu…

  3. lazuardi 30 Desember 2008 pada 8:04 pm #

    asumsiku bahwa; saat nalar terjebak pada persoalan tekhnis, maka akan terkesan jauh dari kelembutan “rasa” yang kemudian mampu untuk dijelmakan sebagai sebuah sajak. fact!! aku belum menemukan, bagaimana nalar yang terjebak tersebut mampu keluar dari latar pemikiran yang melingkupinya, sampai aku menemukan sajak yang aku baca ini, “cerita malam tanpamu 1″aku salut!!!!!

  4. kangoyot 30 Desember 2008 pada 8:14 pm #

    Kira kira,…
    kurangnya apa ya ooom.. sastrawan kan?

    dari bahasanya gitu dech🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: