Kurindu Pijarmu…

11 Nov

Malam ini, masih seperti malam kemarin..
namun kali ini engkau merengkuhku dlm kehangatan cahaya
dan semaikan rindu dalam kalbu.
wahai bintang.. datangmu bawa kabar cerita malammu,
sapaku melalui pijar lembut matamu,
sampaikan gelisah kisah mimpimu.
Adakah engkau takutkan kehilangan bayang mimpimu,
sebelum sempat engkau pijarkan padanya yang berhak.
Tentu tidak, kau masih menggenggamnya dengan erat,
saat samar itu masih jelas tersirat dalam angan,
sebelum tenggelam dan layu oleh sang waktu.
Kini engkau terpaku diam tak bersuara,
saat cahaya telah pudar kau pijarkan.
Masih diam dan menunggu,
lalu kuberanikan diri menggapai dinding kebisuan jiwamu.
Wahai bintang… dapatkan engkau rasakan kerinduan jiwaku,
yang setia menunggu kabar darimu disaat kebisuan membelenggu.
Kini kemanakah jalan yang hendak kau pijak?
agar dapat ku turut melangkah dan bernyanyi bersamamu.
Ataukah telah engkau padamkan sinarmu setelah letih jalani malam malam sepimu?
Ah… tak satu jawabpun yang kau lontarkan dari relung jiwamu yang terlanjur layu.
Rupanya purnama telah redupkan cahyamu seperti yang engkau tunjukkan malam malam kemarin.
Wahai bintang… dapatkah engkau dengarkan?
doa-doa yang tercipta, dari ruang jiwa yang merindu?
melihatmu berpijar bagai malam-malam kemarin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: