Eye accesing Cues

11 Mar

Jika Anda sering mengamati mata orang yang anda ajak bicara, maka anda akan memperhatikan bahwa bola mata kanan dan kiri orang tersebut terkadang secara sinkron bergerak ke arah tertentu pada saat ia mengingat, menyampaikan sesuatu, atau sekadar mendengarkan ucapan Anda.

Berdasarkan riset neurolog, gerakan bola mata ini sangat erat berkaitan dengan aktivitas bagian otak tertentu. Dalam berbagai literatur neurologis, gerakan ini dinamai lateral eye movements (LEM).  Ide awal mengenai hubungan antara bola mata dan aktivitas otak ini pertama kali dilontarkan oleh William James pada tahun 1890 melalui tulisannya berjudul “Principles of Psychology”.  Ide tersebut tidak banyak berkembang sampai para penggagas NLP melakukan berbagai eksperimen lebih lanjut pada tahun 1970-an. Dalam NLP, lateral eye movement disebut sebagai “Eye Accessing Cues” untuk menggambarkan bahwa proses ini dapat memberi petunjuk bagaimana sebenarnya manusia mengakses informasi yang ada di kepalanya.

Berdasarkan eksperimen, bola mata setiap orang memiliki kecenderungan untuk bergerak ke arah yang sama pada saat kita mengingat sesuatu yang bersifat visual (Visual Remembered) atau mengingat suara  (Auditory Remembered). Hal yang sama berlaku pada saat kita secara sengaja menciptakan, membentuk, atau mengolah gambaran maupun suara, biasa disebut Visual Construct atau Auditory Construct.

Kecuali Anda kidal (left-handed), pola yang umum adalah sebagai berikut:

 

 

Sebagai tambahan, gerakan bola mata ke kanan bawah menunjukkan aktivitas otak dimana orang tersebut sedang berusaha merasakan sesuatu secara kinestetik, sementara gerakan ke kiri bawah adalah pertanda orang yang bersangkutan sedang melakukan dialog internal atau berbicara pada diri sendiri.

Tentu saja, pola ini tidak dapat diterapkan secara membabi-buta. Beberapa orang mungkin memiliki kecenderungan pola yang menyimpang. Untuk bisa membaca pola gerakan ini memang dibutuhkan kejelian dan latihan karena gerakan ini sangat natural dan mungkin berlangsung dalam kurun sepersekian detik.

Cara mudah untuk melatih kejelian Anda membaca pola ini adalah dengan mengajukan pertanyaan yang bersifat alami kemudian memperhatikan gerakan bola matanya secara halus. Mulailah dengan pertanyaan-pertanyaan sederhana, setelah itu baru mengarah ke pertanyaan-pertanyaan sulit.

Ilustrasi berikut ini mungkin bisa membantu Anda untuk mengasah kejelian Anda.

Setelah Anda berbicara ngalor-ngidul, basa-basi alami, dan merasa cukup terjalin kedekatan (rapport) secara alamiah, lontarkan pertanyaan berikut:
Ngomong-ngomong apa warna baju kesukaan Anda?
Segera setelah kalimat Anda berakhir dan (mungkin) sebelum ia mulai menjawab perhatikan gerakan bola matanya, jika mengarah ke kiri atas berarti orang tersebut sedang mengingat warna baju (visual remembered). Jika bola mata bergerak ke kanan atas berarti ia tengah mereka-reka secara visual (visual construct).

Ketika Anda berbicara berapi-api tentang karir Anda yang tengah melesat dan terlihat gerakan bola mata orang yang Anda ajak bicara mengarah ke kiri bawah, ia mungkin tengah mengagumi Anda sambil berbicara kepada diri sendiri misalnya “Wah orang ini boleh juga, saya mungkin bisa jatuh cinta kepadanya” :lol: . Selamat berlatih !

 

sumber : neonlp.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: